Eps. 54 – Bagaimana Cara Meyakinkan Investor?

Ingin Dengerin Podcast Ini Langsung Dari Smartphone Anda?
Daftarkan email Anda disini. Kami akan memberikan instruksi lengkapnya.

Powered by Kirim.Email

Investor tidak mungkin memberikan dananya ke mereka yang tidak jelas bisnisnya. Satu-satunya yang dipikirkan investor pada umumnya adalah profit.

Jadi kalau bisnis Anda tidak jelas, maka tidak mungkin para investor mau menginject dana ke bisnis Anda. 

Investor akan melihat founder dari sebuah bisnis. Reputasi dia, skill, pengalaman, attitude, dll. Kalau sesuai dengan ekspektasi dan kriteria mereka, maka kemungkinan besar dana akan diinvestasikan.

Jangan Berlebihan

Banyak sekali pebisnis saat memberikan penjelasan tentang bisnisnya, dia berlebihan. Dia menjanjikan A, B, C, sampai Z tapi tanpa data. Investor suka dengan realita bukan ide yang too good to be true.

Anda juga harus memberikan kemungkinan resiko kegagalan akan terjadi. Kalau seandainya business plan Anda gagal, apa yang akan Anda lakukan? 

Investor mau Anda bisa menjaga capital mereka dengan aman. Dan mereka juga menginginkan kapan tepatnya capital mereka bisa Anda kembalikan.

Investor juga tidak suka dengan hal-hal seperti sihir. Contohnya omset Anda sekarang 100 juta per bulan. Lalu Anda menjanjikan sangat tinggi sampai-sampai terkesan tidak real. 

Hendaknya Anda berikan step by step langkah bisnis Anda mencapai Angka yang real. Investor sangat suka rencana yang matang sedikit tapi pasti. Perlahan-lahan ekspansi. Karena sejatinya hampir semua investor ingin invest ke bisnis yang memiliki resiko yang kecil.

Mereka ingin capital mereka aman. Jadi kalau rencana Anda matang, dan sudah ada bukti sedikit. Lalu dengan uang dari investor Anda bisa expand melalui rencana yang matang. Dan Anda juga sudah perhitungkan resikonya. Maka investor akan sangat senang sekali. Karena semakin Anda kecilkna resikonya, semakin senang juga investor invest ke bisnis Anda.

Attitude Founder

Banyak founder yang menjelaskan bisnisnya kepada investor dengan mengatakan seperti ini, “saya butuh uang sekian untuk menghasilkan sekian, dan tanpa uang itu saya tidak bisa melakukannya.”

Banyak investor yang menilai kalimat ini kurang bagus. Karena sebagian investor meyakini, “if you don’t know how to make money without money, you don’t know how to make money with money”.

Jadi kalimat founder diatas, menunjukan kelemahan mental dan skill dari founder tersebut. Kalau saya bilangnya mental pengemis. Ini sedikit fatal dari segi attitude. Mengesankan mental lemah dan kurang pengalaman.

Cara Mendekati Investor

Salah satu nasehat yang bisa saya berikan adalah, “don’t ask for money, ask for advice”. Lagi saya katakan. Agak kurang sopan apabila langsung to the point meminta dana. Yang saya sarankan mungkin Anda bisa meminta nasehat ke investor tersebut mengenai bisnis Anda.

Mungkin dia punya strategi yang lebih baik. Kalau dia menyarankan merubah strategi, Anda turuti selama tidak melanggar ketentuan hukum dan agama.

Lalu rubah strategi Anda. Dan tunjukan lagi business plan Anda ke dia. Maka sebagai investor, Anda memiliki kesan coachable, and listened.

Dan mungkin dia akan tertarik dengan bisnis Anda setelah itu.

Investor Ingin Mengetahui Motive Anda

Banyak sekali investor yang ingin mengetahui latar belakang atau motive Anda mendirikan perusahaan Anda. Apa yang menggiring Anda sampai mau mendirikan perusahaan ini. 

Karena para investor sangat sudah pengalaman. Sebagian uang mereka lenyap karena bisnis yang mereka invest bangkrut. Jadi investor ingin mengetahui latar belakang Anda. Apa alasan Anda.

Sehingga investor tahu apakah orang ini kuat mentalnya atau tidak. Karena didepan nanti ada kendala-kendala yang akan silih berganti berdatangan.

Jadi para investor ingin tahu seberapa kuat tekad Anda. Dan apa pondasi dari alasan Anda mendirikan bisnis ini.

Kesimpulan

Investor mencari orang yang memiliki attitude, skill tinggi, jam terbang tinggi, punya kredibilitas, dan hal dasar lainnya. Sehingga mereka yakin dengan Anda sebagai founder.

Setelah itu, para investor ingin tahu rencana bisnis Anda yang sangat detail dan rinci. Jadilah sereal mungkin. Selalu pakai bukti. Jangan hanya pakai angka. Tapi angka harus cocok dengan bukti. Jadi tulis dikomen, sekarang apa yang membuat Anda kesusahan mencari capital? Mari berdiskusi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *