Eps. 51 – Cara Mendapatkan Leads Organik

Ingin Dengerin Podcast Ini Langsung Dari Smartphone Anda?
Daftarkan email Anda disini. Kami akan memberikan instruksi lengkapnya.

Powered by Kirim.Email

Banyak yang bilang bahwa membangun leads secara organik melalui konten adalah cara gratis. Tapi sebenarnya tidak. Ini yang akan kita bahas di artikel ini.

Ada yang bertanya kepada saya tentang cara membangun leads atau daftar prospek secara organik melalui konten. Maka saya menyarankan kepada orang ini untuk berilmu tentang algoritma, bagaimana membangun konten yang ngangenin, membuat engagement, dan ilmu dasar lainnya yang wajib dipelajari kalau mau jadi konten creator.

Uang itu, tidak mengalir dari konten creator ke konten consumer. Tapi uang itu selalu mengalir dari konten consumer ke konten creator.

Jadi ilmu-ilmu basic untuk menjadi konten creator, seperti algoritma, konten nganenin, carousel, microblog, membangun personal brand, harus dikuasi dulu dan diikat tali kekangnya dengan kuat. Karena ini pondasi.

Leads Organik Itu Tidak Gratis

Apakah Anda pernah mendengar statement “leads organik itu gratis”? Itu tidak benar ya. Karena untuk mendapatkan leads organik, Anda harus membayarnya dengan waktu. 

Sedangkan waktu Anda berharga sekali. Dengan waktu luang Anda bisa berkumpul dengan keluarga, bisa beribadah, dan hal manfaat yang lainnya.

Hampir semua mentor yang paham digital marketing, menyarankan untuk membeli waktu. Maksudnya adalah, Anda membeli waktu dengan ngiklan di Facebook atau Instagram.

Dan kalau Anda belum pernah ngiklan, dan Anda tenang dengan konten organik, saya rasa Anda belum pantas disebut digital marketer.

Ngiklan = membeli waktu. Percepat proses yang bisa dipercepat. Jangan bangga dengan konten organik. Konten organik tidak seperti sayur organik. Konten organik adalah konten yang dibuat oleh orang yang kebanyakan waktu dan sedikit resource uang.

Jadi yang saya ingin sampaikan adalah. Mungkin memulai dengan konten organik tidak apa-apa. Tapi kalau Anda ada uang, segera praktek ngiklan. Sekali lagi, jangan bangga dengan istilah leads organik atau konten organik. Kalau sayuran memang bagus, tapi leads dan konten? Anda harus membayarnya dengan waktu Anda. Jadi sama sekali tidak gratis. Time is money.

Hati-Hati Dengan Algoritma

Algoritma Instagram dan Facebook sering berubah-ubah. Jadi sangat tidak masuk akal apabila orang menghabiskan waktunya mempelajari algoritma.

Algoritma perlu dipelajari. Tapi jangan habiskan waktu disana. Segera pelajari list building. Banyak pemula lebih fokus ke algoritma. Ini salah besar ya. Okelah sesekali. Mengikuti update tentang algoritma. Tapi jangan bangga disitu. Karena hal yang paling wajib malah Anda sepelekan. 

Penyakit penjual online yang sering saya temui adalah, mereka kalau dikasih tahu harus bangun database, sepertinya cuma masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri.

Denger tapi ga praktek. Tapi kalau ada yang ngasih tahu tentang algoritma hack, senengnya minta ampun. Padahal bukan disitu inti dari digital marketing. Algoritma itu cuma alur sistem dari sebuah platform. Jangan habis waktu disitu. Segera pelajari hal-hal yang dinasehatkan oleh mentor kepada Anda.

Alasan Classic = Saya Gaptek Kang

Justru kalau gaptek, Anda lebih wajib dari saya untuk belajar. Untuk saya yang tidak gaptek, mungkin belajar cukup sehari 1 jam. Kalau Anda harus lebih banyak lagi. Mungkin Anda harus belajar 2 jam sehari untuk mengejar ketertinggalan. 

Mindset gaptek, ga bisa IT, ga bisa email marketing, ini semua dibuang. Langsung belajar dan praktek. Jangan habiskan waktu dengan alasan dan keluhan.

Semua pebisnis yang saya kenal, mereka belajar dan praktek. Belum pernah saya ketemu pebisnis yang sukses, tapi mentalnya cuma ngemeng dan ga praktek. Semua pebisnis sukses yang saya temui, mereka semua belajar, etika mereka baik, dan mereka langsung take action tanpa alasan.

Kalau Anda tidak belajar email marketing dari sekarang hanya karena alasan gaptek, mending jangan jadi konten creator. Jadi karyawan aja. Lebih selamat.

Kesimpulan

Leads organik dihasilkan dari konten berbayar, tapi dibayar dengan waktu. Memulai dengan ini tidak masalah. Tapi bangga dengan ini sangat masalah. Saya tantang Anda, sebutkan satu nama saja seorang digital marketer yang sukses omset miliyaran. Tapi dia tidak pernah ngiklan? Ada?

Saya pastikan tidak ada. Tidak ada masalah memulai dengan konten yang kita bayar dengan waktu kita. Tapi jangan habis waktu disana. Segera belajar cara datengin trafik lewat ngiklan. Belajar funnel, belajar copywriting, belajar list building.

Hal inti sering dilupain, tapi yang cuma aksesoris dijadiin kebanggaan. Ga kebalik tuh? Tulis dikomen kalau ada pertanyaan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *