Eps. 50 – Duh, Saya Gak Punya Produk…

Ingin Dengerin Podcast Ini Langsung Dari Smartphone Anda?
Daftarkan email Anda disini. Kami akan memberikan instruksi lengkapnya.

Powered by Kirim.Email

Saran saya diawal-awal baru mulai, jangan langsung produksi produk. Cobalah jadi reseller, dropshiper, atau affiliates. Karena sangat lebih minim modalnya.

Dan kalau Anda coba langsung produksi, tapi Anda tidak punya skill jualan. Itu nanti beresiko loh. Saran saya Anda latih skill jualan dulu, dengan menjualkan barang orang. Nanti kalau sudah terbukti Anda jago, silahkan produksi sendiri, dan jualkan sendiri. Atau mungkin Anda mau hire tim? Kalo itu monggo silahkan.

Tapi kuasai dulu ilmu jualan. Karena hampir semua temen saya sesama pebisnis, mereka jago jualan. Kalau belum apa-apa sudah mau terjun jadi brand owner tapi ga punya ilmu selling, nanti ribet jadinya.

Kayak stok numpuk, ngeluh ga ada sales, marah-marah ga jelas. Jatuhnya Anda ga bersyukur nanti. Padahal diluar sana masih banyak yang ga bisa makan. Anda malah marah-marah ga jelas.

Ilmu jualan, ilmu public speaking, ilmu copywriting, ilmu list building, ini semua dikuasai dulu. Hal-hal dasar yang menjadi pondasi kokoh wajib dikuasai. Jangan ngasal. Nanti income Anda ngasal juga kalau caranya begitu.

Banyakin sabar. Develop skill. Jangan terburu-buru. Skill itu, insyaallah berbanding lurus dengan income. Bayangkan Anda punya sebuah produk yang keren. Tapi Anda ga bisa public speaking. Jangankan public speaking, ngomong didepan kamera aja, gelagepan. Ya gimana Anda mau mengkomunikasikan ke target market Anda tentang value produk Anda.

Ingat kata Pak Budi Isman. CEO diawal-awal itu adalah kepanjangan dari Chief Everything Officer. Kalau Anda ingin memproduksi produk hanya untuk gengsi kayak bos besar. Tolong urungkan niat Anda. Percaya sama saya, Anda belum pantes. Sabar, jalan pelan-pelan. Develop skill dulu. Jangan lupa develop etika dan tata krama.

Bisa Mulai Dari Dropship

Dropship adalah Anda menjualkan produk orang lain tanpa nyetok. Jadi tugas Anda memasarkan. Kalau ada yang order, baru Anda beritahu produsen alamat dan detail ordernya. Sehingga produsen bisa mengirimkan sesuai keterangan ordernya.

Tugas Anda intinya jualan. Packing dan stok pergudangan, diurus oleh produsen. Kenapa saya menyarankan ini?

Karena modal relatif kecil. Dan untuk ajang pembuktian bahwa Anda bisa jualan. Buktikan kepada saya bahwa Anda bisa jualan. Juallah ribuan produk terlebih dahulu. Kalau ini sudah bisa, maka saya akan akui Anda bisa jualan. 

Tapi kalau ini saja ndak bisa, ya jangan jadi produsen terlebih dahulu. Buktikan dulu Anda mampu jualan. Setelah itu baru boleh melangkah ke langkah selanjutnya.

Bisa Mulai Dari Reseller

Reseller adalah orang yang menjualkan produk orang lain. Perbedaan dengan dropship adalah dari segi penyetokan. Jadi kalau Anda jadi reseller Anda harus nyetok sendiri.

Jadi kalau dropship stok akan dititipkan di gudang produsen. Sedangkan reseller, stok ditaruh di rumah Anda atau gudang Anda. Dan urusan packing, Anda juga yang tangani.

Jadi intinya reseller lebih rumit dari dropsip. Karena Anda juga harus memikirkan packing dan warehousing.

Bisa Mulai Dari Affiliates

Affiliates adalah orang yang memasarkan produk orang lain dengan perantara link. Jadi apabila ada orang yang membeli dari link khusus Anda, maka Anda akan mendapatkan komisi dari situ.

Untuk menjadi affiliates yang sukses, saya sudah banyak memberikan tips di social media saya. Tapi kalau Anda mau lebih sistematis, Anda bisa belajar dengan saya di kursus Monster Affiliate. Di situ saya bongkar rahasia saya bisa menang 27X lomba affiliate. Murni dari pengalaman saya.

Kesimpulan

Memproduksi akan menjadi tantangan besar bagi mereka yang hanya punya modal tapi tidak punya skill dan pengalaman. Jadi saran saya buktikan diri Anda bisa jualan dulu. Baru setelah terbukti, silahkan lanjut ke jenjang berikutnya. 

Tinggalkan komen kalau Anda mau bertanya kepada saya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *