Eps. 46 – Ingin Mulai Usaha, Gak Tahu Mulai dari Mana

Ingin Dengerin Podcast Ini Langsung Dari Smartphone Anda?
Daftarkan email Anda disini. Kami akan memberikan instruksi lengkapnya.

Powered by Kirim.Email

Apakah Anda salah satu korban pandemi covid? Anda kehilangan pekerjaan karena covid? Karena saya mendapatkan pertanyaan dari orang yang terkena efek pandemi, yang mengharuskan dia kehilangan pekerjaannya. Dan orang ini bertanya bagaimana cara memulai bisnis. Saya harus mulai dari mana kang? Berdasarkan pertanyaan ini, maka saya akan bagikan 4 tips memulai usaha bagi mereka yang terkena efek pandemi.

Anda bisa habiskan artikel ini hanya dalam waktu kurang lebih 1 menit.

Ingin Mulai Usaha, Gak Tahu Mulai dari Mana? Ini Dia Caranya

Sebelum ke topik bahasan utama. Saya turut bersedih dengan keadaan kawan-kawan yang terkena efek pandemi berupa pemutusan kerja. Karena saya pun pernah mengalami masa-masa sulit seperti Anda yang terkena pandemi. Sebagaimana yang Anda tahu, saya dulu pernah punya hutang milyaran. Dan alhamdulillah hutang saya lunas atas izin Allah. Saya berharap Anda bisa bersabar, dan terus berusaha semampu Anda.

Mari kita masuk topik utama pembahasan kita. 4 tips sesuai pengalaman saya, dalam memulai bisnis.

Pasrah

Pasrah disini bukan berarti diam saja cuma menunggu hasil tanpa berusaha. Tapi pasrah yang saya maksud adalah paket komplet beserta tawakal, ikhtiar, do’a dan iman. Ini semua harus digabungkan. Karena kalau tidak, kita sama saja cuma berharap uang jatuh dari langit.

Bukannya Allah tidak bisa menurunkan uang langsung dari langit. Tapi di zaman sekarang, saya rasa mukjizat seperti itu langka dan hampir mustahil. Walaupun kita tahu ada satu kaum, yang makanan itu, langsung Allah turunkan dari langit. Ya Anda benar. Mereka kaum yahudi.

Tapi dizaman modern seperti sekarang, hampir tidak peristiwa seperti itu lagi. Allah suruh kita untuk berdagang. Berusaha semampu kita. Anda mampunya apa? Jualan nasi? Jualan buku? Terserah yang penting halal. Karena ini adalah masa-masa sulit, hendaknya kita menekan gengsi kita. Kalau istilah orang Jawa, seng penting pawon ngebul. Artinya yang penting ada makanan yang bisa dimasak dan dimakan.

Jangan lupa berdo’a. Karena do’a adalah senjata orang beriman. Mungkin Anda akan diuji oleh Allah bertahun-tahun nganggur. Ga jelas pekerjaannya. Dan dimasa-masa itu, Anda mungkin akan merepotkan keluarga Anda. Tapi selama Anda berusaha cari pekerjaan yang lain, atau berusaha berbisnis kecil-kecilan. Maka hal seperti itu bukanlah aib.

Cari Usaha Yang Modalnya Kecil

Karena selama ini Anda bekerja sebagai karyawan. Maka saya menasehatkan kepada Anda untuk memulai bisnis yang modalnya kecil. Saya menyarankan ini bukan tanpa alasan. Tapi Anda tidak punya cukup pengalaman di dunia bisnis yang bisa mengantarkan ke impian Anda.

Maka dari itu Anda harus mulai dari yang kecil dulu. Misalnya Anda bisa jadi reseller atau dropshiper. Di episode kemarin saya juga mengatakan bahwa kalau pemula hendaknya coba jadi reseller atau dropshiper dulu. Karena kalau Anda langsung buka bisnis besar seperti, konveksi, percetakan, atau hal besar lainnya. Itu kalau Anda salah sedikit saja, bisa berakibat fatal.

Saya bilang begini bukan nakut-nakutin Anda ya. Tapi saya bilang begini sebagai teman yang lebih berpengalaman daripada Anda. Jadi ibaratnya saya sudah tahu asem pahitnya dunia bisnis yang Anda belum tahu. Tolong nasihat saya yang ini dipertimbangkan. Jangan asal buka restoran atau bisnis besar lainnya. Hanya mentang-mentang tabungan hasil kerja di perusahaan sangat banyak. Dalam bisnis bukan masalah modal. Tapi masalah skill dan jam terbang. Apakah Anda yakin dengan modal sebesar itu bisa sukses tanpa pengalaman yang banyak? Ingat Anda ini dulunya hanya karyawan. Dan pebisnis dengan karyawan itu beda jauh kerjaannya. Jadi tolong mulai dari yang kecil dulu.

Prinsipnya gini. Kalau Anda dikasih usaha dengan modal kecil saja ga bener. Apalagi usaha dengan modal besar? Buktikan dulu Anda bisa memutar uang di bisnis dengan modal kecil. Baru nanti Anda naik level.

Cari Profitnya Yang Bisa Harian

Untuk step pertama memulai bisnis. Maka saya menyarankan cari peluang bisnis yang profitnya harian. Jangan seperti properti. Yang cashflownya per 6 bulan. La kan kacau kalau pemula milih bisnis seperti ini. Apalagi untuk korban pandemi.

Jadi reseller memang langkah yang tepat untuk mengawali karir di dunia bisnis. Biasanya kalau Anda menjadi reseller. Anda akan dibimbing. Saran saya, jadilah action taker. Mentor Anda bilang A, maka Anda lakukan A. Mentor Anda bilang B, maka Anda lakukan B. Mentor Anda suruh Anda belajar Facebook Ads, Anda belajar. Lakukan saja jangan banyak tanya. Mentor itu sudah tahu mana jalan yang ada lubanya, mana jalan yang mulus.

Jadi hendaknya Anda menjadi action taker. Jadilah pendengar yang baik. Jadilah pelajar yang baik. Jangan jadi pembantah yang handal. Jangan juga jadi, orang yang kebanyakan alesan. Pokoknya buat aja, apa kata mentor.

Cari Yang Siap Membimbing Anda

Sebagaimana sudah saya sedikit jelaskan pentingnya action terhadap perintah mentor. Maka di section ini, saya ingin memberitahu kepada Anda bahwa tidak semua suplier akan membimbing resellernya. Ada yang sistemnya cuma dikasih produk. Terus Anda akan dilepas gitu aja.

Nah Anda saya sarankan jangan ikut reseller program yang seperti ini. Anda butuh pembimbing. Atau kalau Anda memang tetep kekeh ikut reseller program seperti ini, maka saya menyarankan Anda cari mentor diluar reseller program tersebut. Anda bisa beli course, Anda bisa hadiri seminar. Anda harus lakukan ini semua, karena Anda baru terjun.

Kalau di perusahaan pribadi saya seperti usaha snack saya, hijab, billionaire store. Semua pasukan saya, saya bimbing sampai bisa jualan. Maka kalau Anda menemukan reseller program seperti ini, maka ikut yang seperti ini. Karena semua support system yang akan mempermudah Anda jualan, akan diberikan. Seperti marketing kit, konten kit, cara ngiklan, dll.

Tanpa pembimbing Anda akan nabrak sana-sini. Orang cerdas adalah orang yang bisa mengambil pelajaran dari pengalaman orang lain. Tanpa harus merasakan pahit yang sama. Kalau ada orang jatuh naik motor, masak Anda juga mau jatuh. Yang ada, Anda belajar naik motor lebih pintar lagi dan berhati-hati agar tidak terjatuh dalam keadaan yang sama.

Tinggalkan komentar dibawah, apabila Anda tidak paham cara menggunakan Belanja.Bio sebagai kuda perang di Instagram.

Jika Anda ingin mendapatkan update episode terbaru dari Mentor Gendeng Podcast silakan kunjungi https://mentorgendeng.com dan masukkan alamat email Anda di sana. Saya akan mengirimkan caranya langsung ke email Anda. Jika Anda juga ingin bertanya pada saya tentang selling, marketing dan juga bisnis, silakan tulis pertanyaan Anda di https://tanya.mentorgendeng.com.

2 thoughts on “Eps. 46 – Ingin Mulai Usaha, Gak Tahu Mulai dari Mana”

  1. Tolong dong saya pengen belajar cara menggunakan belanja bio ini.. minta tolong di bimbing cara menggunakan nya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *