Eps. 34 – Karyawan Saya gak ada Inisiatif Kerja, mesti gimana?

Ingin Dengerin Podcast Ini Langsung Dari Smartphone Anda?
Daftarkan email Anda disini. Kami akan memberikan instruksi lengkapnya.

Powered by Kirim.Email

Oke, di episode kali ini, ada pertanyaan masuk dari Poppy Anjani. Beliau bertanya, bagaimana menyikapi dua pegawai saya, yang satu kerjanya cepat, dan yang satunya harus disuruh-suruh baru punya inisiatif kerja. Padahal gajinya sama. Nah ini gimana kang menyikapinya?

Oke, saya jawab. Jadi hal yang cukup menantang bagi kita, saat kita mendevelop sebuah tim ataupun people di dalam sebuah perusahaan adalah, memang menciptakan yang namanya inisiatif. Jadi, bahasa saya untuk temen-temen ni ya, tolong catat baik-baik. Kita harus bisa mengupayakan 3 hal utama.

3 Hal Utama Dalam Membangun Tim

Rasa tanggung jawab

Pertama, responsibility atau rasa tanggung jawab. Bagaimana tim kita itu, punya rasa tanggung jawab atas amanah atau pekerjaan yang sudah diberikan. Jadi ya harus tanggung jawab. Ini bagian siapa, sana bagian siapa. Ini tugas lu ibaratnya. Harus tanggung jawab dengan pekerjaannya. Termasuk terhadap brand kita. Termasuk juga terhadap perusahaan kita. Punya rasa tanggung jawab terhadap apa yang dia lakukan, ini akan berdampak juga ke perusahaan.

Ownership

Kedua adalah ownership. Kepemilikan. Inisiatif muncul, karena ada rasa kepemilikan. Kalau orang tidak punya rasa kepemilikan terhadap perusahaan, walaupun kita tahu dia bukan owner. Maka dia tidak akan punya inisiatif untuk melakukan sesuatu. Jadi inti dari poin kedua ini, tanamkan rasa ownership kepada karyawan anda.

Care

Nomor tiga adalah care. Jadi mereka harus saling peduli ke sesama orang yang ada di kantor. Jangan cuma kerja sendirian. Kita adalah super team bukan super man. Jadi tiga poin ini harus ditanamkan, supaya karyawan itu punya rasa tanggung jawab, ownership, dan kepedulian.

Dengan cara gimana kang?

Dengan di training perlahan-lahan. Anda harus melakukan yang namanya penyamaan suhu. Intinya ditraining lah. Ini adalah sistem di HRD anda.

La terus bagaimana kalau orangnya masih belum punya inisiatif?

Buat jobdesk yang jelas

Dari lahir dia memang sudah begitu. Disuruh-suruh baru kerja, kalau ga disuruh, dia ga kerja. Nah kalau seperti ini anda bikin job desk sejelas mungkin. Sedetail mungkin. Jangan cuma sekedar perintah, tugas kamu chatting dengan calon pelanggan yah, atau tugas kamu packing yah. Jangan cuma seperti ini. Anda harus ditailkan. Packing nya kapan, seperti apa bentuknya, deadline selesainya kapan. Pokoknya seperti ini.

Evaluasi

Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah, sistem monitoring dan evaluasi. Anda harus tanya kepada mereka, apakah ada masalah? Lalu evaluasi.

Tagih brutal

Berikutnya adalah tagih brutal. Jadi jangan merasa langsung percaya hanya karena anda sudah memberikan job desk. Anda harus tagih kerjaan mereka. Supaya orang-orang yang tidak punya inisiatif tadi, terlatih dengan sendirinya.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan dalam membangun tim dan juga menumbuhkan inisiatif bagi tim atau karyawan Anda.

Jika Anda ingin mendapatkan update episode terbaru dari Mentor Gendeng Podcast, silakan kunjungi https://mentorgendeng.com. Isikan alamat email Anda dan saya akan mengirimkan caranya untuk Anda.

Sedangkan kalau Anda punya pertanyaan seputar bisnis, marketing dan juga selling, dan ingin dijawab langsung oleh saya, silakan kunjungi https://tanya.mentorgendeng.com.

Mudah-mudahan bermanfaat dan sampai bertemu di Mentore Gendeng Podcast episode berikutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *